Hormon cinta atau oksitosin diproduksi oleh suatu struktur di otak
bernama hipotalamus. Hormon ini mempengaruhi perilaku manusia dan banyak
dihasilkan saat sedang jatuh cinta. Ternyata, manfaat dan efeknya tak
hanya membuat anak manusia dimabuk asmara.
Oksitosin menciptakan
perasaan tenang dan membuat pasangan yang sedang dilanda asmara menjadi
makin intim. Penelitian menemukan bahwa hormon ini ikut dilepaskan saat
proses persalinan dan menyusui bayi. Beberapa penelitian akhir-akhir ini
pun banyak difokuskan untuk menjelajahi berbagai efek oksitosin bagi
tubuh.
Seperti dikutip dari MyHealthNewsDaily.com, Kamis (27/12/2012), berikut adalah bermacam efek hormon cinta bagi manusia
1. Membuat orang jadi murah hati
Sebuah
penelitian tahun 2007 yang dimuat jurnal Public Library of Science ONE
menemukan kesimpulan ini. Dalam penelitian, peserta diminta menghirup
oksitosin atau plasebo lewat hidung kemudian diminta membagi uang yang
dimiliki dengan orang asing. Penghirup oksitosin ternyata 80 persen
lebih murah hati. Agaknya, hormon ini mempengaruhi sikap altruisme.
2. Membuat gampang tidur
Oksitosin
dilepaskan di otak saat kondisi pikiran terbebas dari stres, sehingga
secara alami membikin orang jadi gampang tidur, demikian menurut sebuah
penelitian tahun 2003 yang dimuat jurnal Peptides Regulatory. Oksitosin
menangkal efek hormon stres, kortisol. Efeknya membuat pikiran jadi
tenang.
3. Memicu naluri melindungi
Sebuah
penelitian yang dimuat jurnal Science menegaskan bahwa oksitosin memicu
sikap perlindungan terhadap orang yang dikasihi dari serangan pihak luar
atau akrab dikenal dengan solidaritas. Penelitian sebelumnya pada hewan
juga menunjukkan bahwa hormon ini mendukung perilaku proteksionis.
4. Meningkatkan keterampilan sosial
Sebuah
penelitian yang dimuat jurnal Proceedings of National Academy of
Sciences menemukan bahwa menghirup oksitosin dapat meningkatkan
kemampuan interaksi sosial pada penyandang autisme. Penelitian
sebelumnya menemukan bahwa orang autis memiliki kadar oksitosin yang
rendah. Oksitosin juga mengurangi rasa takut pada penyandang autis.
5. Menghambat kecanduan obat
Menurut
sebuah laporan penelitan tahun 1999 yang dimuat jurnal Progress in
Brain Research, beberapa penelitian menunjukkan bahwa oksitosin
menghambat toleransi terhadap obat adiktif, termasuk opium, kokain dan
alkohol, serta mengurangi gejala sakau.
6. Meningkatkan gairah seksual
Sejumlah
senyawa kimia otak dilepaskan saat manusia mencapai orgasme, termasuk
oksitosin. Bahan kimia ini dapat memperkuat ikatan antar pasangan
seksual. Tikus yang otaknya disuntik dengan oksitosin mengalami ereksi
secara spontan, menurut sebuah penelitian tahun 2001 yang dimuat jurnal
Physiological Review.
7. Mendukung persalinan dan menyusui
Oksitosin
dilepaskan dalam jumlah besar selama persalinan, sehingga memicu
kontraksi rahim yang membuka leher rahim dan memungkinkan bayi melewati
jalan lahir. Sejak awal tahun 1900-an, dokter menggunakan oksitosin
sintetis yang juga dikenal dengan nama merek Pitocin untuk membantu
persalinan.
Setelah persalinan, hormon ini terus merangsang
kontraksi rahim untuk mencegah pendarahan dan akan dikeluarkan lebih
banyak lagi ketika puting dirangsang saat menyusui bayi.
8. Memperkuat kenangan emosional
Sebuah
penelitian yang dimuat jurnal Proceedings of National Academy of
Sciences mendukung teori bahwa oksitosin memperkuat kenangan masa kecil
para pria mengenai ibunya. Dalam percobaan terhadap 31 orang, peneliti
menemukan bahwa orang yang menghirup oksitosin sintetis makin santer
mengingat kenangan indah tentang ibunya, asal hubungannya dengan ibu
cukup baik.
9. Meringankan stres
Sebuah
penelitian yang dilakukan pada tikus prairi menemukan bahwa tikus yang
terpisah dari saudaranya menampakkan tanda-tanda kecemasan, stres dan
depresi. Namun gejala ini mereda setelah disuntik dengan oksitosin.
Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan Society for Neuroscience
tahun 2007 ini menunjukkan efek hormon ini untuk menangkal stres.
10. Mempererat hubungan
Peneliti
membandingkan tingkat oksitosin dan hormon terkait yang disebut
vasopressin pada urin anak-anak di Rusia dan panti asuhan di Rumania.
Hasilnya menemukan bahwa oksitosin meningkat pada anak-anak setelah
melakukan kontak dengan ibu kandungnya.
Penelitian yang dilakukan
tahun 2005 dan dimuat dalam jurnal Proceeding of National Academy of
Sciences ini menunjukkan bahwa oksitosin juga tetap berada dalam kadar
yang sama pada anak angkat. Hal ini dapat menjelaskan mengapa beberapa
anak angkat mengalami kesulitan dalam membentuk hubungan.
11. Memicu kelekatan ibu dengan bayi
Sebuah
penelitian tahun 2007 yang dimuat jurnal Psychological Science
menemukan bahwa ibu hamil yang memiliki kadar oksitosin tinggi selama
trimester pertama kehamilan lebih dekat dengan bayinya. Dibandingkan
dengan perempuan lain, perempuan yang memiliki oksitosin dalam kadar
tinggi selama kehamilan dan beberapa bulan setelah persalinan juga lebih
dekat dengan buah hatinya.
sumber: detikhealth
26 Desember 2012
20 Desember 2012
Makanan Natal Sehat
Natal selain menyebarkan sukacita dan kegembiraan kepada setiap orang, juga menjadi bulan makanan bagi para pecinta kuliner.
Bagaimana tidak, momen Natal biasanya merupakan momen dimana makanan beraneka rasa melimpah ruah.
Dan, biasanya banyak makan bisa menyebabkan kolesterol.
Tapi jangan kuatir. Ada solusi tepat bagi Anda untuk terhindar dari kolesterol meskipun harus berhadapan dengan segala jenis makanan tersebut. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan serta solusi untuk menyiasatinya.
Kentang Manis
Kentang manis adalah salah satu sayuran bernutrisi yang mengandung vitamin A dan C, juga kalsium dan potasium. Bahan makanan ini menjadi tidak sehat dikonsumsi jika diolah bersama dengan marshmallows, mentega dan gula. Jika harus menggunakan mentega dan gula, cukup dengan setengah takaran. Menggunakan marshmallow tetap diperbolehkan. Dengan demikian, kalori dan lemak akan hilang tanpa menghilangkan cita rasanya.
Camilan pencuci mulut
Hati-hati saat menghadiri pesta Natal, makanan kecil penyerta minuman dan berbagai pencuci mulut lainnya mengandung lemak sangat tinggi meski ukurannya kecil. Jadi, sebaiknya pilihlah udang dan buah-buahan segar sebagai makanan penutup yang bernutrisi dan rendah kalori.
Pancake Kentang
Pancake kentang ukuran medium mengandung lebih dari 250 kalori. Karena biasa diolah dengan cara digoreng, lemak yang dikandungnya menjadi tidak sedikit. Belum lagi ditambah topping yang berupa sour cream, merupakan jenis makanan lainnya yang dapat menambahkan berat badan. Untuk itu, gunakan minyak zaitun daripada minyak jagung.
Popcorn Caramel
Sebenarnya popcorn merupakan makanan ringan dari biji padi-padian yang bernutrisi. Namun tambahan karamel gula maupun cairan pemanis lainnya dapat membuat makanan ini menjadi berlemak tinggi. Lantas, buatlah popcorn yang tawar. Dengan kenikmatan yang sama, Anda terhindar dari kalori ekstra.
Egg Nog
Alkohol, heavy cream, telur dan gula dalam secangkir egg nog mengandung sekitar 340 kalori dan 19 gram lemak. Solusinya, buatlah egg nog rendah kalori dengan skim milk dan gula buatan.
Cakes Dan Cookies
Godaan dari makanan tinggi karbohidrat meningkat selama Natal. Nyatanya makanan berkabohidrat melepaskan serotonin, bahan kimia yang memperbaiki mood. Sebaiknya, konsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti sereal atau crackers gandum.
Selain menyisati makanan khas Natal yang mengandung kolesterol tinggi, Anda juga dapat menerapkan 3 tips berikut ini:
1. Manfaatkan aktivitas ngobrol dengan keluarga besar maupun teman untuk memperlambat hasrat makan Anda.
2. Duduklah jauh dari meja makanan saat menghadiri pesta.
3. Kunyah permen karet untuk mengurangi keinginan mengunyah makanan.
Selamat nikmati momen Natal Anda dengan penuh sukacita.
Sumber: Ghiboo.com
Bagaimana tidak, momen Natal biasanya merupakan momen dimana makanan beraneka rasa melimpah ruah.
Dan, biasanya banyak makan bisa menyebabkan kolesterol.
Tapi jangan kuatir. Ada solusi tepat bagi Anda untuk terhindar dari kolesterol meskipun harus berhadapan dengan segala jenis makanan tersebut. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan serta solusi untuk menyiasatinya.
Kentang Manis
Kentang manis adalah salah satu sayuran bernutrisi yang mengandung vitamin A dan C, juga kalsium dan potasium. Bahan makanan ini menjadi tidak sehat dikonsumsi jika diolah bersama dengan marshmallows, mentega dan gula. Jika harus menggunakan mentega dan gula, cukup dengan setengah takaran. Menggunakan marshmallow tetap diperbolehkan. Dengan demikian, kalori dan lemak akan hilang tanpa menghilangkan cita rasanya.
Camilan pencuci mulut
Hati-hati saat menghadiri pesta Natal, makanan kecil penyerta minuman dan berbagai pencuci mulut lainnya mengandung lemak sangat tinggi meski ukurannya kecil. Jadi, sebaiknya pilihlah udang dan buah-buahan segar sebagai makanan penutup yang bernutrisi dan rendah kalori.
Pancake Kentang
Pancake kentang ukuran medium mengandung lebih dari 250 kalori. Karena biasa diolah dengan cara digoreng, lemak yang dikandungnya menjadi tidak sedikit. Belum lagi ditambah topping yang berupa sour cream, merupakan jenis makanan lainnya yang dapat menambahkan berat badan. Untuk itu, gunakan minyak zaitun daripada minyak jagung.
Popcorn Caramel
Sebenarnya popcorn merupakan makanan ringan dari biji padi-padian yang bernutrisi. Namun tambahan karamel gula maupun cairan pemanis lainnya dapat membuat makanan ini menjadi berlemak tinggi. Lantas, buatlah popcorn yang tawar. Dengan kenikmatan yang sama, Anda terhindar dari kalori ekstra.
Egg Nog
Alkohol, heavy cream, telur dan gula dalam secangkir egg nog mengandung sekitar 340 kalori dan 19 gram lemak. Solusinya, buatlah egg nog rendah kalori dengan skim milk dan gula buatan.
Cakes Dan Cookies
Godaan dari makanan tinggi karbohidrat meningkat selama Natal. Nyatanya makanan berkabohidrat melepaskan serotonin, bahan kimia yang memperbaiki mood. Sebaiknya, konsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti sereal atau crackers gandum.
Selain menyisati makanan khas Natal yang mengandung kolesterol tinggi, Anda juga dapat menerapkan 3 tips berikut ini:
1. Manfaatkan aktivitas ngobrol dengan keluarga besar maupun teman untuk memperlambat hasrat makan Anda.
2. Duduklah jauh dari meja makanan saat menghadiri pesta.
3. Kunyah permen karet untuk mengurangi keinginan mengunyah makanan.
Selamat nikmati momen Natal Anda dengan penuh sukacita.
Sumber: Ghiboo.com
4 Penyebab Anda Tak Bahagia
Hidup Anda sudah sukses, punya jabatan tinggi,
keluarga sehat, anak-anak yang lucu, dan teman-teman yang baik, tapi
kenapa ya Anda masih sering marah tanpa alasan dan merasa tak bahagia
seutuhnya? Mengapa hidup Anda tidak bahagia?
1. Kepercayaan diri yang rendah
Ada saja hal yang bisa membuat Anda tak percaya diri, entah penampilan, pekerjaan, dan lain-lain. Kepercayaan diri yang rendah bisa menghilangkan kebahagiaan sejati Anda. Karena ketika Anda tak mencintai dan menghargai diri sendiri, Anda tak akan benar-benar menikmati hidup dan gembira dengan berbagai hal yang dilakukan. Bisa-bisa Anda selalu memikirkan omongan orang atau berpikiran negatif tentang diri sendiri.
2. Mendendam
Melakukan sebuah kesalahan adalah sifat yang sangat manusiawi. Namun, ketika seseorang berbuat salah kepada Anda, tak seharusnya Anda mendendam. Kemarahan, kebencian, sampai dendam bisa membuat Anda merasa depresi, stres, cemas, dan selalu pikiran licik untuk membalas dendam. Seseorang yang membiarkan dirinya menyimpan kemarahan dan balas dendam kepada orang yang pernah menyakitinya tidak akan pernah merasa bahagia.
Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, sebaiknya Anda tidak menyimpan dendam kepada siapa pun dan memaafkannya. Wajar saja marah, tetapi janganlah menyimpan dendam.
3. Terlalu workaholic
Anda mungkin punya target tertentu dan berambisi untuk mencapai keinginan tersebut. Tetapi menjadi seorang workaholic bukanlah cara yang tepat. Gila kerja bisa membuat Anda tidak bisa menikmati setiap proses yang Anda lalui. Alih-alih bisa mencapai target, Anda malah lebih stres dan tak bisa menikmati hidup. Tak peduli sebanyak dan sekeras apa Anda bekerja, Anda harus punya waktu untuk me time dan beristirahat.
Sisipkan jadwal me time dalam kalender Anda, karena hidup itu terlalu singkat untuk dihabiskan hanya untuk bekerja. Berikan sedikit kesenangan dalam kesibukan Anda agar jadi lebih bahagia. Hidup lebih bahagia dan santai bisa jadi Anda malah dapat banyak ide untuk mencapai target pekerjaan Anda. Sekalipun kerja keras dan workaholic bisa saja membuat Anda cepat naik jabatan dan punya banyak uang, bukan berarti Anda bahagia. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan bukan?
4. Terlalu perfeksionis
Menjadi seorang perfeksionis bisa jadi hal yang baik. Perfeksionis membantu Anda untuk mencapai target yang lebih tinggi dan hasil yang lebih baik daripada yang diperkirakan. Hanya saja terkadang Anda suka memberi target yang kurang realistis untuk diri sendiri. Target yang tak realistis ini akan membuat Anda bekerja lebih keras, workaholic, lebih perfeksionis, depresi, dan menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain jika target Anda tak tercapai.
Selain itu, harapan dan tuntutan terhadap orang lain yang terlalu tinggi juga akan membebani hidup Anda. Cobalah untuk menyadari bahwa tak ada sesuatu yang akan berjalan sempurna seutuhnya. Berusahalah untuk menetapkan target dan harapan yang realistis dari diri sendiri dan orang lain.
Sumber: SheKnows/FemaleKompas.com
1. Kepercayaan diri yang rendah
Ada saja hal yang bisa membuat Anda tak percaya diri, entah penampilan, pekerjaan, dan lain-lain. Kepercayaan diri yang rendah bisa menghilangkan kebahagiaan sejati Anda. Karena ketika Anda tak mencintai dan menghargai diri sendiri, Anda tak akan benar-benar menikmati hidup dan gembira dengan berbagai hal yang dilakukan. Bisa-bisa Anda selalu memikirkan omongan orang atau berpikiran negatif tentang diri sendiri.
2. Mendendam
Melakukan sebuah kesalahan adalah sifat yang sangat manusiawi. Namun, ketika seseorang berbuat salah kepada Anda, tak seharusnya Anda mendendam. Kemarahan, kebencian, sampai dendam bisa membuat Anda merasa depresi, stres, cemas, dan selalu pikiran licik untuk membalas dendam. Seseorang yang membiarkan dirinya menyimpan kemarahan dan balas dendam kepada orang yang pernah menyakitinya tidak akan pernah merasa bahagia.
Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, sebaiknya Anda tidak menyimpan dendam kepada siapa pun dan memaafkannya. Wajar saja marah, tetapi janganlah menyimpan dendam.
3. Terlalu workaholic
Anda mungkin punya target tertentu dan berambisi untuk mencapai keinginan tersebut. Tetapi menjadi seorang workaholic bukanlah cara yang tepat. Gila kerja bisa membuat Anda tidak bisa menikmati setiap proses yang Anda lalui. Alih-alih bisa mencapai target, Anda malah lebih stres dan tak bisa menikmati hidup. Tak peduli sebanyak dan sekeras apa Anda bekerja, Anda harus punya waktu untuk me time dan beristirahat.
Sisipkan jadwal me time dalam kalender Anda, karena hidup itu terlalu singkat untuk dihabiskan hanya untuk bekerja. Berikan sedikit kesenangan dalam kesibukan Anda agar jadi lebih bahagia. Hidup lebih bahagia dan santai bisa jadi Anda malah dapat banyak ide untuk mencapai target pekerjaan Anda. Sekalipun kerja keras dan workaholic bisa saja membuat Anda cepat naik jabatan dan punya banyak uang, bukan berarti Anda bahagia. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan bukan?
4. Terlalu perfeksionis
Menjadi seorang perfeksionis bisa jadi hal yang baik. Perfeksionis membantu Anda untuk mencapai target yang lebih tinggi dan hasil yang lebih baik daripada yang diperkirakan. Hanya saja terkadang Anda suka memberi target yang kurang realistis untuk diri sendiri. Target yang tak realistis ini akan membuat Anda bekerja lebih keras, workaholic, lebih perfeksionis, depresi, dan menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain jika target Anda tak tercapai.
Selain itu, harapan dan tuntutan terhadap orang lain yang terlalu tinggi juga akan membebani hidup Anda. Cobalah untuk menyadari bahwa tak ada sesuatu yang akan berjalan sempurna seutuhnya. Berusahalah untuk menetapkan target dan harapan yang realistis dari diri sendiri dan orang lain.
Sumber: SheKnows/FemaleKompas.com
Anak Lebih Cerdas Berkat Kegiatan Seni
Tentu ada alasan kuat mengapa "mata pelajaran" anak di kelompok
bermain lebih banyak berisi kegiatan menggambar, mewarnai, atau
menggunting dan menempel. Penelitian menunjukkan, kegiatan seni memang
membuat otak anak lebih cerdas.
"Seni akan meningkatkan proses belajar anak," kata Eric Jensen, peneliti dan penulis Arts with the Brain in Mind.
Anak-anak yang banyak didorong melakukan kegiatan kesenian dan kreatif cenderung memiliki kemampuan akademik yang baik. Menurut Jensen hal itu karena anak lebih mampu menyimpan informasi lebih lama, lebih percaya diri, dan punya kemampuan berpikir independen yang lebih baik.
Anda bisa menggali ekspresi dan kreativitas anak melalui berbagai kegiatan, mulai dari menggambar bersama, mewarnai, atau menciptakan berbagai mainan dari benda-benda sederhana seperti kertas atau botol plastik bekas pakai.
Sediakan berbagai kebutuhan anak, mulai dari lem, pensil warna, spons, gunting, dan kertas. Biarkan ia menumpahkan imajinasinya dan berikan apresiasi positif untuk hasil karyanya.
Anak usia prasekolah biasanya memiliki ide sendiri yang ingin ia ekspresikan melalui seni. Anak yang berbakat juga biasanya tidak memberi respon pada arahan-arahan yang diberikan orang dewasa dan lebih suka mengikuti imajinasinya sendiri. Tugas orangtua adalah membantu anak mewujudkan visinya. Misalnya, jika anak ingin membuat awan, cukup berikan ia spidol warna atau kapas.
Hindari memberikan kritik pada hasil karya si kecil. Biarkan anak merasa bebas untuk mencoba hal-hal berbeda tanpa ada tekanan untuk menyenangkan Anda atau orang lain.
Sumber: Kompas.com
"Seni akan meningkatkan proses belajar anak," kata Eric Jensen, peneliti dan penulis Arts with the Brain in Mind.
Anak-anak yang banyak didorong melakukan kegiatan kesenian dan kreatif cenderung memiliki kemampuan akademik yang baik. Menurut Jensen hal itu karena anak lebih mampu menyimpan informasi lebih lama, lebih percaya diri, dan punya kemampuan berpikir independen yang lebih baik.
Anda bisa menggali ekspresi dan kreativitas anak melalui berbagai kegiatan, mulai dari menggambar bersama, mewarnai, atau menciptakan berbagai mainan dari benda-benda sederhana seperti kertas atau botol plastik bekas pakai.
Sediakan berbagai kebutuhan anak, mulai dari lem, pensil warna, spons, gunting, dan kertas. Biarkan ia menumpahkan imajinasinya dan berikan apresiasi positif untuk hasil karyanya.
Anak usia prasekolah biasanya memiliki ide sendiri yang ingin ia ekspresikan melalui seni. Anak yang berbakat juga biasanya tidak memberi respon pada arahan-arahan yang diberikan orang dewasa dan lebih suka mengikuti imajinasinya sendiri. Tugas orangtua adalah membantu anak mewujudkan visinya. Misalnya, jika anak ingin membuat awan, cukup berikan ia spidol warna atau kapas.
Hindari memberikan kritik pada hasil karya si kecil. Biarkan anak merasa bebas untuk mencoba hal-hal berbeda tanpa ada tekanan untuk menyenangkan Anda atau orang lain.
Sumber: Kompas.com
17 Desember 2012
Best Job In The World
I've
been a mom (mother) for over 15 years now, and along with gaining
spider veins, 25 pounds, and a few dozen worry wrinkles, I've also
gained knowledge.
For instance, I learned a major lesson when my darling daughter, age 3, put her peanut butter sandwich in the VCR slot. It seemed she wanted to "watch" her lunch instead of "Little Mermaid". Trust me... VCR's do not eject Peanut Butter Sandwiches!
In the twelve years since that sticky incident, I've also learned the following gems of wisdom:
1. A new mom really can get by on 3 hours and seventeen minutes of sleep per night. You could use the bags under your eyes to pack for a cruise, but at least the sweet smell of poopy diapers can act as smelling salts to revive you.
2. If it's 2am and your toddler whines, "Mommy, my tummy hurts!", you have three seconds to react before his stomach contents wind up on your pillow case.
3. A two year old can stuff half a purple crayon up his nose in the time it takes to tie your 4-year-old's shoe.
4. Your proudly potty-trained 3-yr-old will always have to "go" after she's bundled into long underwear, pants, and a snow suit.
5. A mom can have a 102 degree fever, hacking cough, and horrible rash, but she still has to make supper, make a cover for a 6th grade Science book, and take a sliver out of an 8-year-old's finger.
6. If head lice is invading your son's class, he'll pick that day to borrow Josh's comb (even though he usually never combs his hair).
7. A teenager may call your jokes lame -- but she usually repeats them to her friends.
8. Nothing feels better after a hard day at the office, dentist, or tax accountant, than a big hug and sticky "tootsie roll" kiss from your favorite kid.
9. The best presents are not made of gold or silver, but consist of uncooked macaroni noodles glued to a jar and sprayed with paint.
10. Being a Mom is the best job in the world, and it's truly worth the spider veins, extra pounds and extra wrinkles.
For instance, I learned a major lesson when my darling daughter, age 3, put her peanut butter sandwich in the VCR slot. It seemed she wanted to "watch" her lunch instead of "Little Mermaid". Trust me... VCR's do not eject Peanut Butter Sandwiches!
In the twelve years since that sticky incident, I've also learned the following gems of wisdom:
1. A new mom really can get by on 3 hours and seventeen minutes of sleep per night. You could use the bags under your eyes to pack for a cruise, but at least the sweet smell of poopy diapers can act as smelling salts to revive you.
2. If it's 2am and your toddler whines, "Mommy, my tummy hurts!", you have three seconds to react before his stomach contents wind up on your pillow case.
3. A two year old can stuff half a purple crayon up his nose in the time it takes to tie your 4-year-old's shoe.
4. Your proudly potty-trained 3-yr-old will always have to "go" after she's bundled into long underwear, pants, and a snow suit.
5. A mom can have a 102 degree fever, hacking cough, and horrible rash, but she still has to make supper, make a cover for a 6th grade Science book, and take a sliver out of an 8-year-old's finger.
6. If head lice is invading your son's class, he'll pick that day to borrow Josh's comb (even though he usually never combs his hair).
7. A teenager may call your jokes lame -- but she usually repeats them to her friends.
8. Nothing feels better after a hard day at the office, dentist, or tax accountant, than a big hug and sticky "tootsie roll" kiss from your favorite kid.
9. The best presents are not made of gold or silver, but consist of uncooked macaroni noodles glued to a jar and sprayed with paint.
10. Being a Mom is the best job in the world, and it's truly worth the spider veins, extra pounds and extra wrinkles.
sumber: renungan-harian-kita.blogspot.com
Pentingnya Kedekatan Ayah dengan Anak Perempuannya

Tak hanya ibu, seorang ayah juga memiliki pengaruh tak kalah besar terhadap perkembangan anak, terutama putrinya. Ayah berperan penting dalam membentuk cara berpikir anak perempuannya terhadap lingkungan, teman maupun kaum pria yang kemudian hari bisa diterapkannya saat dewasa.
Michael Austin, seorang profesor filsafat seperti dilansir She Knows menegaskan bahwa perilaku ayah bisa dijadikan contoh bagi kehidupan anak perempuannya walaupun cara pandang mereka berbeda. Oleh karena itu, penting bagi para ibu untuk lebih banyak melibatkan suami dalam pengasuhan anak. Apa saja yang bisa dilakukan seorang ayah dan seberapa penting pengaruhnya terhadap perkembangan putrinya?
1. Tahap Bayi Sampai Balita
Kebanyakan rutinitas merawat bayi seperti mengganti popok, mandi, menemani tidur, dan menenangkan tangisan dilakukan oleh ibu. Begitu pula saat sudah beranjak balita, ayah yang sibuk tidak punya banyak waktu untuk bermain dengan buah hatinya. Menurut Austin, sangatlah penting seorang ayah membantu merawat bayinya dan menghabiskan waktu untuk bermain dengan putrinya yang berusia balita.
2. Tahap Pra-Remaja Sampai Remaja
Pada masa pra-remaja kebanyakan anak perempuan menjadi moody dan tidak mau bercerita kepada orang tua terutama ayah. Untuk itu, ayah harus membangun kepercayaan putrinya agar mau bercerita dengannya dengan cara saling menghormati saat bercerita. Begitu pula saat beranjak remaja, ayah harus tetap menjaga kepercayaan putrinya dan membantu mencarikan solusi untuk masalah yang dihadapi putrinya.
3. Pengaruh Ayah Terhadap Harga Diri
Ayah memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan harga diri putrinya. Ayah yang mendidik putrinya dengan cara selalu menyemangatinya, peka terhadap perasaannya, mau mendengarkan ceritanya, dan ikut terlibat dalam hobinya akan membentuk kepercayaan diri sang buah hati.
4. Pengaruh Ayah Terhadap Hubungan Asmara
Gadis yang memiliki sudut pandang positif tentang ayahnya kebanyakan ingin mencari pria yang seperti ayahnya untuk dijadikan teman hidup. Untuk itu, sangat penting bagi seorang ayah untuk menyayangi putrinya dan menghormati ibunya agar buah hati merasa bahwa sang ayah menghormati wanita dan kelak mencari pria yang menghormati dirinya.
Sumber: wolipop.com
Hal-hal Positif yang Bisa Dipelajari Anak dari Pernikahan Orangtuanya
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Barangkali itulah kata-kata yang
paling tepat mencerminkan mengapa pengaruh orangtua sangat besar dalam
tumbuh kembang anak. Anak-anak mempelajari dan mencontoh perilaku
orangtuanya dan kemudian mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan bisa sampai ketika mereka menikah dan punya anak.
Pakar hubungan sekaligus penulis, Nancy Pina, menjelaskan pentingnya persiapan sebelum mengajarkan anak-anak Anda kelak apa yang harus mereka lakukan. Diskusikan dari awal masalah tersebut dengan pasangan sebelum memutuskan untuk menjalani pernikahan dan membentuk sebuah keluarga. Dengan membahas mengenai masalah ini dari awal, akan mengurangi risiko munculnya ketidakstabilan emosional yang dapat muncul pada anak Anda di kemudian hari.
Setiap generasi bertumbuh lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan setiap manusia diciptakan untuk mencari pemenuhan jiwa dengan rasa saling memiliki, menghargai diri sendiri dan juga dapat berkompetensi dalam hidup. Sebagai orangtua, Anda dituntut untuk dapat mengomunikasikan hal tersebut serta mengajarkan anak Anda hal-hal positif yang ia butuhkan dalam hidupnya. Ini dia caranya mengajarkan nilai-nilai kehidupan pada anak lewat hubungan pernikahan Anda dengan suami, seperti dikutip dari Gal Time.
1. Menjadi Role Model bagi Anak
Meskipun Anda telah membaca seluruh buku parenting terbaik, tanpa disertai dengan pondasi yang kuat, Anda tidak akan dapat mengajarkan anak hal-hal yang baik bagi anak. Anda dan pasangan harus memiliki kesatuan dalam mengasuh dan membesarkan anak dan membangun agar dapat menciptakan suatu keluarga yang harmonis. Dengan mengomunikasikan hal tersebut kepada pasangan akan memberikan pengaruh yang besar bagi kesuksesan, kebahagiaan, dan stabilitas emosional sang anak.
2. Hubungan dengan Pasangan
Cara terbaik mengajarkan anak dimulai dari hubungan Anda dan pasangan. Berbeda dengan trend yang populer, anak bukanlah pusat perhatian dalam unit sebuah keluarga, melainkan apa yang dilakukan oleh orangtua sang anak. Anak-anak cenderung mengikuti orangtuanya sehingga dengan menjadi contoh yang baik dalam hubungan Anda dengan pasangan akan membangun karakter mereka menjadi lebih terkontrol.
3. Menyelesaikan Masalah dengan Bijak
Belajarlah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi tanpa melebih-lebihkan situasi. Jangan juga membuatnya lebih buruk dengan saling diam tak bicara kepada pasangan. Hal itu bisa dengan mudah ditiru anak. Bekerja samalah untuk mengungkapkan apa yang tidak Anda sukai dan belajarlah untuk saling mengerti serta mengungkapkan permasalahan yang dapat dimengerti pasangan Anda. Hal ini penting agar dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dan menciptakan perasaan saling mengasihi yang lebih dalam dibandingkan sebelumnya.
4. Disiplin dalam Hidup
Buah hati Anda akan belajar menjadi orang yang dapat diandalkan dan bertanggungjawab dari orangtuanya. Belajarlah bersabar mengungkapkan apa yang Anda rasakan. Spontanitas, hiburan dan juga kesenangan akan membuat hidup menjadi lebih seimbang. Namun, buah hati Anda juga membutuhkan stabilitas dan keteraturan untuk merasa aman dan terlindungi.
5. Bijak dalam Bertindak
Orang seringkali mendahulukan emosi mereka dalam mengatasi sesuatu dibandingkan menggunakan nalar untuk berpikir secara bijaksana. Kadangkala Anda dapat merasa malas melakukan sesuatu ataupun memiliki mood yang buruk, namun jangan biarkan hal tersebut merusak hari Anda. Jangan biarkan emosi mengendalikan Anda sehingga membuat buah hati yang menjadi korban dari buruknya mood Anda.
6. Saling Mendukung
Kata-kata yang membangun dan kepercayaan terhadap pasangan merupakan faktor terpenting dalam mencapai tujuan hidup. Jadilah penyemangat untuk satu sama lain, dan jangan merendahkan pasangan Anda apalagi di depan orang lain.
7. Peduli Terhadap Sesama
Sebagai pasangan, Anda harus berpartisipasi secara aktif dengan orang lain, terutama keluarga. Jika ada orang lain yang membutuhkan pertolongan Anda, bergegaslah untuk membantunya. Perasaan yang hangat dan penuh akan kasih dengan orang lain mengajarkan anak untuk peduli terhadap sesama.
8. Saling Menghargai
Dalam suatu hubungan, penting untuk menunjukan rasa cinta kepada pasangan dengan cara yang halus. Belajarlah untuk mengekspresikan perasaan cinta Anda dengan komunikasi yang jujur dan terbuka. Hal ini menunjukan rasa menghormati pasangan dalam pernikahan Anda.
Sumber: wolipop.com
Pakar hubungan sekaligus penulis, Nancy Pina, menjelaskan pentingnya persiapan sebelum mengajarkan anak-anak Anda kelak apa yang harus mereka lakukan. Diskusikan dari awal masalah tersebut dengan pasangan sebelum memutuskan untuk menjalani pernikahan dan membentuk sebuah keluarga. Dengan membahas mengenai masalah ini dari awal, akan mengurangi risiko munculnya ketidakstabilan emosional yang dapat muncul pada anak Anda di kemudian hari.
Setiap generasi bertumbuh lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan setiap manusia diciptakan untuk mencari pemenuhan jiwa dengan rasa saling memiliki, menghargai diri sendiri dan juga dapat berkompetensi dalam hidup. Sebagai orangtua, Anda dituntut untuk dapat mengomunikasikan hal tersebut serta mengajarkan anak Anda hal-hal positif yang ia butuhkan dalam hidupnya. Ini dia caranya mengajarkan nilai-nilai kehidupan pada anak lewat hubungan pernikahan Anda dengan suami, seperti dikutip dari Gal Time.
1. Menjadi Role Model bagi Anak
Meskipun Anda telah membaca seluruh buku parenting terbaik, tanpa disertai dengan pondasi yang kuat, Anda tidak akan dapat mengajarkan anak hal-hal yang baik bagi anak. Anda dan pasangan harus memiliki kesatuan dalam mengasuh dan membesarkan anak dan membangun agar dapat menciptakan suatu keluarga yang harmonis. Dengan mengomunikasikan hal tersebut kepada pasangan akan memberikan pengaruh yang besar bagi kesuksesan, kebahagiaan, dan stabilitas emosional sang anak.
2. Hubungan dengan Pasangan
Cara terbaik mengajarkan anak dimulai dari hubungan Anda dan pasangan. Berbeda dengan trend yang populer, anak bukanlah pusat perhatian dalam unit sebuah keluarga, melainkan apa yang dilakukan oleh orangtua sang anak. Anak-anak cenderung mengikuti orangtuanya sehingga dengan menjadi contoh yang baik dalam hubungan Anda dengan pasangan akan membangun karakter mereka menjadi lebih terkontrol.
3. Menyelesaikan Masalah dengan Bijak
Belajarlah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi tanpa melebih-lebihkan situasi. Jangan juga membuatnya lebih buruk dengan saling diam tak bicara kepada pasangan. Hal itu bisa dengan mudah ditiru anak. Bekerja samalah untuk mengungkapkan apa yang tidak Anda sukai dan belajarlah untuk saling mengerti serta mengungkapkan permasalahan yang dapat dimengerti pasangan Anda. Hal ini penting agar dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dan menciptakan perasaan saling mengasihi yang lebih dalam dibandingkan sebelumnya.
4. Disiplin dalam Hidup
Buah hati Anda akan belajar menjadi orang yang dapat diandalkan dan bertanggungjawab dari orangtuanya. Belajarlah bersabar mengungkapkan apa yang Anda rasakan. Spontanitas, hiburan dan juga kesenangan akan membuat hidup menjadi lebih seimbang. Namun, buah hati Anda juga membutuhkan stabilitas dan keteraturan untuk merasa aman dan terlindungi.
5. Bijak dalam Bertindak
Orang seringkali mendahulukan emosi mereka dalam mengatasi sesuatu dibandingkan menggunakan nalar untuk berpikir secara bijaksana. Kadangkala Anda dapat merasa malas melakukan sesuatu ataupun memiliki mood yang buruk, namun jangan biarkan hal tersebut merusak hari Anda. Jangan biarkan emosi mengendalikan Anda sehingga membuat buah hati yang menjadi korban dari buruknya mood Anda.
6. Saling Mendukung
Kata-kata yang membangun dan kepercayaan terhadap pasangan merupakan faktor terpenting dalam mencapai tujuan hidup. Jadilah penyemangat untuk satu sama lain, dan jangan merendahkan pasangan Anda apalagi di depan orang lain.
7. Peduli Terhadap Sesama
Sebagai pasangan, Anda harus berpartisipasi secara aktif dengan orang lain, terutama keluarga. Jika ada orang lain yang membutuhkan pertolongan Anda, bergegaslah untuk membantunya. Perasaan yang hangat dan penuh akan kasih dengan orang lain mengajarkan anak untuk peduli terhadap sesama.
8. Saling Menghargai
Dalam suatu hubungan, penting untuk menunjukan rasa cinta kepada pasangan dengan cara yang halus. Belajarlah untuk mengekspresikan perasaan cinta Anda dengan komunikasi yang jujur dan terbuka. Hal ini menunjukan rasa menghormati pasangan dalam pernikahan Anda.
Sumber: wolipop.com
Langganan:
Postingan (Atom)